Mempertajam kebenaran melalui kata-kata
bukankah kenisbian yang dibuat-buat?
Menghubungkan antara yang benar dan yang indah
bisakah disebut sebagai penggelapan eksistensi?
Memusnahkan musuh kemudian membelai kawan
tidakkah kejahatan?
Logos, nomos dan cosmos,
katanya bertautan
membalut akal yang tersembunyi
masihkah bisa berubah
tak hanya menertawakan arus
sembari terbawa buaiannya
ha, kedua kaki terjuntai
merapal pijakan yang tergontai
antara kanan
dan kiri
Sabtu, 17 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar